|
Boleh jadi karena satu issue yang sama yaitu cerita2 kenangan masa-masa SMA dulu lah yang sanggup meluluhkan karang Es setiap kali kita bertemu dengan ‘stranger' atau bahkan diri kita sendiri yang jadi ‘stranger’ pada kondisi diluar zona nyaman kita. Nah, Forum alumni93 (milist dan 93.com) yang bisa mendekatkan jarak dalam dimensi keakraban dan mengenalkan pribadi2 lebih jauh lagi serta mentautkan hati kami sehingga rasa persaudaraan sesama alumni93 terasa lebih erat
Semenjak masuk ITS Aku, Wasith & Dodo satu kost2an malah sak kamar di Gebang Wetan 44 kemudian disusul pi’i (catur) yang terakhir masuk, sebelah rumah adalah kost2an Setyo, Ali micin, Ali topha dan Dwi Restu sedangkan Kemprus pernah kost juga di GW nomer 42 tersebut (hanya waskito yang kost2annya sering pindah2), sedangkan Bagus Indarto juga kost di GW tapi agak jauh seringkali A'ang dan Handry (bio) juga sering cangkruk di GW, Sungguh nuansa Blitarian banget. Aku nggak eling nek dina tau mampir nang kost2an tapi yang kami ingat kempus dan iyut pernah singgah ke tempat kami, dan telah bikin heboh kampung yang mayoritas cowok2 dengan aksi mereka berjalan dan saling bergandengan tangan serasa dunia gebang dan sekitarnya milik mereka berdua dan yang lain memang bener2 kost 15 tahun kemudian… Spontanitas tanpa direncanakan sebelumnya ketika aku di kantor klien di daerah rungkut dan lebih memilih escape dari tugas ke pandaan karena ingin main ke tempat wasith setelah janjian via YM. Sampai di tempat wasith ternyata wis ilang arek-e, langsung aja ke kantor-e dodo dan ternyata barusan pergi, mungkin cah2 gak kanten nunggu aku meeting begitu lama. Saat aku telpon mereka telah menuju ke arah Graha Pena jl A.Yani maka akupun segera menyusul. Sampai di lt.16 aku tolah-toleh koyo wong ndeso karena gak di kasih alamat ruang piro cuman lt.16 thok. Akhirnya oleh seseorang yang pernah lupa-lupa ingat karena sama2 pernah kost di daerah gebang yang ternyata memang lt.16 isine arek2 ITS ditunjukkan kantornya Bos Ali Micin. Bertemulah dengan dodo dan wasith yang sepertinya di ruangan meeting wah.. koyo' acara formal ae. Meski sering ketemu tapi sedikit basa-basi kangen-kangenan masih jadi canda tawa koyo biasa-ne. Tak lama keluarlah seseorang dengan membawa nampan berisikan 5 cangkir kopi yang sepertinya diseduh dengan air dari dispenser sehingga tidak panas betul yang bisa bikin perut kembung tapi yo tetep diombe rek! Ngobrol tentang masa SMA pun gayeng banget, tapi sempat aku berpikir keras sopo sing lungguh nang sebelahku iki? Opo arek ITS gebang, mosok staff-e Ali lha tadi yg bikinkan kopi, tapi dari crita-cerita tentang kenangan di SMASA kok nyambung banget, arep takon kok yo isin (sungkan nek bocah-e tersinggung), tak tunggu-tunggu cah2 (dodo, wasith dan ali) kok tdk pernah mangil namanya sekalipun ben aku iso nebak sopo to cah kui. wis mbuuhhh…. Sing penting nggacor ae sok akrab. Ketika salam-salaman pas arep mulih trus menuju tempat parkir saat mau berpisah baru tersebutlah nama bambang langsung aku kelingan oalah..... ‘bambang mothies’ dulu bio trus kuliah di unair dan pernah juga mampir ke kost2an Gebang Wetan. Sesampai di tempat wasit, aku baru crito nang wasith dan dodo dan merekapun nggakak bersama bukan karena ingatanku yg keterlaluan tapi wasith sendiri ketika ketemu bambang di tempat dodo juga sok kenal, sok akrab dan baru tahu ketika ali memanggil nama bambang. Ternyata kita sama-sama mengalami mal nutrisi otak, dan mungkin juga akibat seringnnya otak kena goncangan (makset-e goncangan masalah yg bertubi-bertubi). Hati-hati, Jangan-jangan virus kekurangan nutrisi otak terjadi juga pada anda! Jangan bilang tidak kalo belum pernah ketemu teman-teman lama setelah 15 tahun lamanya.
|