|
Ditulis Oleh Shoim
|
|
Sunday, 22 June 2008 |
|
Penggemar bola Indonesia dimanja dengan tayangan piala euro 2008. Bagi yang maniak tentunya tiap malam melekan untuk menonton perjuangan jago-jagonya dalam laga euro tersebut. Aku sendiri menjagokan Itali karena hampir seluruh pemain yang tampil aku sering melihatnya di tipi. Dan hari ini aku harus menerima kenyataan bahwa jagoku bertekuk lutut dibawah kemenangan Spanyol melalui adu pinalti. Duh..!
Aku jadi ingat ketika waktu itu ada turnamen sepak bola antar kelas di SMASA. kalau enggak salah, turnamen terselenggara sehubungan dengan rentetan agenda ultah smasa. Sambil mengingat-ingat seluruh pemain wakil dari kelas III fisika 1 dan jelas aku sudah enggak ingat seluruh pemainnya satu persatu hehehhehe... cuman ingat Kuemprush, Yoni sama Wakidin ( Wahyudin ). Yang aku ingat waktu itu, ketika team mendapat hadiah pinalti, atau memang adu pinalti, sudah lupa sih! Entah karena apa, aku di suruh mengambil pinalti tersebut. Waktu itu kesebelasan III fisiska 1 menghadapi team kesebelasan kelas II atau kelas I yah...? juga sudah lupa... payah !! Seingatku apa yang akan aku lakukan itu merupakan kunci dari seluruh game dikala itu, artinya, bila berhasil maka kesebelasan III Fisika 1 akan terus melaju ke babak berikutnya, bila gagal maka akan seperti team Itali saat ini, hiks! Kalau enggak salah, karena rambutku agak gondrong waktu iku aku kuncit tapi entah bagian yang mana, belakang atau depan yah!? hehhhhehhehe..... Walhasil, eksekusi pinalti dengan beban yang kurasakan terasa bak memikul gunung kates di barat Desa Jimbe kekekkeke... gagal total !!!! Bola yang aku arahkan ke kanan penjaga gawang, tepat mengenai mistar gawang, dan sialnya bola memantul keluar, wadoww...!!! Langsung lemes pokoke! Di satu sisi, menunjukkan ketidak mampuanku, disisi lain tentu aku telah mengecewakan team khususnya dan kelas III fisika 1 umumnya. Sebetulnya sih, siapa yang peduli atau buat apa peduli dengan apa yang aku rasakan hehehhehe... yah itulah sepak bola! Meski dalam lingkup yang kecil, namun tetap saja menjadi sesuatu hebat bila berhasil mengukirnya dengan indah, namun yang aku lakukan justru sebaliknya hehehhe.... Yah... mungkin dulu aku belum sempat meminta maaf, kayaknya saat ini ada kesempatan utuk mengucapkannya, MAAFKAN DAKU 3Fisika1 !!!!
|
|
|
Ditulis Oleh Shoim
|
|
Monday, 16 June 2008 |
 Wew... Gapura sederhana itu, menjadi saksi bisu di setiap langkahku menuju bangku kelas I. Memang sih, tidak semua siswa jaman itu melewatinya karena keberadaan kelas yang berbeda. Doeloenya juga tidak tahu dan tidak mau tahu bahwa bangunan itu menjadi sesuatu yang berjiwa dikala aku tatap 15 tahun kemudian. Seperti tatkala aku ambil gambarnya beberapa hari yang lalu, aneh, begitu kuarahkan camera kepadanya seolah mengingatkan bahwa dia tahu dan ingat kalau aku pernah melewatinya selama 1 tahun, senin sampai sabtu, min tanggal merah! ( dan bolos sekolah ). Dan mungkin juga akan sampeyan rasakan bila sampeyan sendiri berada disana, tidak hanya pada bangunan gapura itu saja, boleh jadi pada bangunan-bangunan lainnya, termasuk toilet hehhehehhe.....  Dan yang ini adalah semacam lorong, seakan sebagai perempatan jalan protokol dengan empat arah yang berbeda tujuan. Tidak jarang tempat ini sebagai tempat strategis untuk bikin semacam 'petung' rahasia kekekekek... Letaknya ada di sebelah barat ruang guru, sekaligus jalan utama menuju mushola dan aula SMASA. Tentunya masing-masing individu memiliki kenangan tersendiri terhadap tempat yang kalau diingat-ingat telah menemani kita juga, terutama dulur-dulur kita yang ambil jurusan IPS. Hal serupa yang aku rasakan ketika mengambil gambar tempat itu, kebetulan seluruh siswa masuk kelas, jadi terlihat sepi, namun justru karena sepi itulah terlintas bayangan temen-temen 93 berlalu lalang di tempat itu ... duh kangen juga!
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Start < Prev 11 12 Next > End >>
|
| Results 67 - 72 of 72 |